HARI KE-2 SIMULASI UNBK (UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER)

Diposting : Agus Ahmad Durri   Tanggal : 14 Februari 2017 10:28:26   Dibaca : 688 Kali


Cirebon, (14 Februari 2017) Selepas penataan dan persiapan laboratorium Komputer, registrasi, dan berbagai persiapan lainnya dalam menghadapi simulasi UNBK. Hari ini, SMK Yanuda Tama menggelar Simulasi UNBK di laboratorium SMK Yanuda Tama untuk seluruh peserta didik kelas XII. Kegiatan simulasi ini telah diselenggrakan sejak hari senin (13/2) kemarin dengan mata pelajaran Matematika. Adapun hari ini (14/02) Siswa kelas XII dihadapkan dengan mata pelajaran Bahasa Inggris.

Simulasi UNBK tahun ini diselenggrakan secara serentak untuk seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi SMK Yanuda Tama dalam mempersiapkan secara optimal baik softwere maupun hardwere-nya terutama dari segi koneksi atau internet karena secara otomatis download Aplikasi Soal Simulasi UNBK akan diselenggarakan secara serentak pula dihari yang sama. Sebagaimana yang disampaikan Bapak Khidir, S.Kom (Kepala Sekolah SMK Yanuda Tama) “Fasilitas-fasilitas dalam menghadapi UNBK ini saya rasa sudah cukup optimal, kami para praktisi dan protokol UNBK SMK Yanuda Tama telah mempersiapkan simulasi ini sejak dua atau tiga minggu terakhir. ”

Kegiatan Simulasi ini diselenggarakan hanya untuk dua mata pelajaran yaitu mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Hari senin kemarin telah terselenggara simulasi UNBK untuk mata pelajaran Matematika dan panitia UNBK SMK Yanuda Tama sudah mengirim hasil pengisian peserta didik ke pemerintah pusat. Kini tinggal menunggu hasilnya. Beberapa hal yang disayangkan oleh para protokol adalah mengenai keterlambatan pemerintah pusat dalam memulai penyelenggaraan Simulasi UNBK dimana jadwal disebutkan pukul 07.30 WIB nomor seri atau token untuk Aplikasi Soal Simulasi UNBK sudah dapat di-download. Ternyata pukul 08.30 WIB token itu baru keluar, hal ini terjadi pada dua hari simulasi UNBK diselenggarakan. “Keterlambatan pemerintah meng-upload nomor token ini berdampak menurunnya semangat siswa kelas XII karena menunggu terlalu lama.

Meskipun ini justru dimanfaatkan siswa untuk belajar menghadapi Simulais UNBK ini.  Tetapi harapan kami tetap untuk UNBK tahun ini semoga pemerintah bisa tepat waktu dalam mengeluarkan nomor seri atau token soal UNBK.” Ungkap Pak Khidir. Selanjutnya  beberapa hal yang dikritisi oleh para teknisi atau protokol SMK Yanuda Tama adalah mengenai kesulitan mereka meng-upload hasil pengisian soal siswa. Meski mereka memaklumi hal ini, karena bagaimanapun simulasi UNBK ini dilaksanakan secara serentak untuk seluruh Indonesia maka pastilah akan terjadi upload secara serentak pula untuk seluruh wilayah Indonesia. Tetapi meng-upload hasil pengisian soal siswa yang terlalu lama tentu membuat para protokol lelah. “Harapan kami untuk pemerintah kalo bisa dijadwal untuk meng-upload hasil pengisian siswa” lanjut ucapan Pak Khidir “Agar jangan serentak seperti sekarang ini, karena hal ini jelas akan memperlambat atau memperlama hasil pengisian soal siswa ter-upload semua.”

Sebelumnya SMK Yanuda Tama mengadakan ujian dengan menggunakan pensil dan kertas seperti umumnya. Namun ini adalah kali pertama SMK Yanuda Tama menghadapi UBNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) pada tahun ini. Seperti yang dilansir penulis, peserta didik kelas XII SMK Yanuda Tama awal-awal merasa ketakutan atau cemas karena ujian tahun ini menggunakan komputer. Namun setelah simulasi UNBK diselenggarakan hari ini dan kemarin, peserta didik merasa cukup lega dan nyaman dengan bentuk penyelenggaran UNBK tahun ini. Karena mereka hanya perlu beradaptasi dengan bentuk soal yang dahulu berupa kertas sekarang beralih dalam bentuk tampilan dilayar desktop komputer. Sekarang yang perlu mereka, para siswa kelas XII, siapkan adalah belajar yang rajin dengan diiringi do’a, ibadah, dan kesungguhan dalam menghadapi UNBK tahun ini. (Agus, Al-Math)


Form Komentar

Maksimal panjang teks 140 karakter, Silahkan komentar dengan bijak!


0 Komentar

user image
Tidak ada Komentar